Point-To-Point Messaging

    Home / Pendidikan / Point-To-Point Messaging

Point-To-Point Messaging

0

Point-To-Point Messaging

Point-To-Point Messaging

Point-To-Point Messaging

Ketika sebuah proses perlu mengirim sebuah message ke proses yang lain, Point-To-Point Messaging dapat digunakan. Bagaimanapun disini adalah kemungkinannya merupakan salah satu cara berhubungan. Client ke Messaging system hanya boleh mengirim message, menerima message, atau mengirim dan menerima message. Pada waktu yang sama client yang lain dapat juga mengirim dan/atau menerima message. Dalam kasus yang sederhana satu client adalah pengirim daripada message dan client yang lain merupakan penerima message.

Ada dua tipe dasar dari Point-To-Point Messaging. Pertama mengandung sebuah client yang langsung mengirim sebuah message ke client yang lain. Kedua merupakan suatu implementasi yang lebih umum adalah berbasis kepada konsep antrian message.
Yang perlu digaris bawahi dari Point-to-Point messaging ini adalah bahwa walaupun boleh beberapa pengirim yang mengirimkan message, tetapi hanya satu penerima yang menerima message.

Request-Reply Messaging
Ketika sebuah aplikasi mengirimkan message dan diharapkan untuk menerima sebuah message sebagai hasil, maka Request-Reply Messaging dapat digunakan. Hal ini adalah format dari synchronous object-messaging. Model messaging seperti ini sering didefinisikan sebagai bagian(subset) dari kedua model di atas (Publish-Subscrib Messaging dan Point-to-Point messaging). Java Message Service (JMS) tidak secara eksplisit mendukung Request-Reply Messaging walaupun diijinkannya dalam konteks metode yang lain.

Java Message Service (JMS) Architecture
Java Message Service (JMS) Architecture digambarkan seperti gambar 3.

gambar 3. The Java Message Service Architecture

Seperti diperlihatkan pada gambar 3. Pelayanan JMS memberikan implementasi interface JMS pada lapisan atas pelayanan messaging. JMS mendefinisikan atrian (queue) dan Topics(messaging server), tetapi tidak disyaratkan memberikan implementasi keduanya.
Jadi Java Message Service (JMS) mencoba memaksimalkan portabilitas solusi dengan berbagai karakteristik yang mungkin.
Karakteristik utama dari Java Messaging Service adalah sebagai berikut :
· Fakto-faktor koneksi yang digunakan dalam JMS digunakan untuk membuat koneksi-koneksi yang disediakan JMS secara spesifik.
· Dalam JMS, Publish-Subscribe dan Point-To-Point Messaging diimplementasikan dan didefinisikan dengan interface yang terpisah. Jadi pelayanan tidak harus didukung oleh keduanya.
· JMS mendefinisikan konsep Topics dan Queue sebagai target dari message. Topics digunakan untuk Publish-Subscribe Messaging. Queues digunakan untuk Point-to-Point Messaging.
· Memberikan code code yang didefinisikan oleh interface dalam JMS. Kebebasan implementasi untuk subclass-subclass yang terbatas.
· JMS memberikan dukungan untuk transaksi yang terdistribusi

Publish-Subscribe Messaging dan Point-To-Point Messaging diturunkan dari himpunan abstrak interface yang umum seperti diperlihatkan dalam tabel 1. berikut:

JMS Parent Publish-Subscribe Domain Point-To-Point Domain
Destination Topic Queue
ConnectionFactory TopicConnectionFactory QueueConnectionFactory
Connection TopicConnection QueueConnection
Session TopicSession QueueSession
MessageProducer TopicPublisher QueueSender
MessageConsumer TopicSubscriber QueueReceiver, QueueBrowse

Sumber : https://anchorstates.net/